Oknum Polisi Perampok Dipecat dan Dipidanakan

Prediksi Hk Hari Ini Bekasi – Seorang anggota polisi yang terlibat aksi perampokan ATM di Bekasi dipecat dari keanggotaan kepolisian dan akan dipidanakan di pengadilan umum. ‪Menurut Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Awal Chairuddin, oknum polisi tersebut berinisial VFS (22) terlibat aksi perampokan ATM BRI di wilayah Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini. “Yang bersangkutan akan mendapat hukuman yang sama. Siapapun sama di mata hukum,” ujar Awal Chairuddin, Jumat (30/9). Satu pelaku lainnya MW, tewas saat kabur dari kejaran polisi karena kendaraan yang dikemudikan menabrak pohon serta tembok rumah warga. ‪”Kami mengamankan 13 barang bukti untuk menjerat pelaku dan dikenakan Pasal 363 KHUP tentangan pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” katanya.‬ Diberitakan sebelumnya, anggota Unit Reskrim Polsek Pebayuran, Polrestro Bekasi, terlibat baku tembak dengan kawanan perampok saat kawanan pembobolan mesin ATM BRI, di RT01/RW02, Desa Kertasari, Kecamataan Pebayuran, Rabu 17 Agustus 2016 dini hari. Satu pelaku tewas di tempat karena kendaraan menabrak pohon dan tembok rumah warga saat dikejar anggota Polsek Pebayuran. Satu pelaku yang tewas ini merupakan pelajar Kelas XI SMA di Kabupaten Bekasi, berinisial MW (16). Dan satu pelaku lagi berinisial VFS (22) merupakan anggota polisi yang masih aktif. “Sempat terjadi baku tembak sebelum pelaku melarikan diri dan menabrak pohon serta tembok rumah,” ujarnya. Pelaku MW tewas di lokasi sedangkan pelaku VFS hanya mengalami luka robek di bagian kepala dan paha kanan akibat benturan.‬ Kepolisian telah menyita barang bukti yang dipakai pelaku berupa senjata air softgun, satu set alat las yang digunakan membobol ATM, pisau dapur, golok dan mobil Daihatsu Ayla B 1935 PAC. Mikael Niman/FMB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu