Fadli Zon: DPR Dukung Modernisasi dan Revitalisasi Alutsista TNI

Jakarta – Kejadian jatuhnya pesawat TNI AU jenis Hercules membuat Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mendorong agar pemerintah untuk meninjau ulang kebijakan pembelian pesawat bekas. Perlu dilakukan moratorium pemakaian semua pesawat milik TNI demi adanya evaluasi alutsista. “Saya pikir perlu untuk melakukan evaluasi terhadap perangkat, alutsista yang ada sekarang termasuk pesawat Hercules,” kata Fadli Zon, Senin (19/12). Dia mengaku sangat berbelasungkawa dengan kejadian jatuhnya pesawat Hercules, yang merupakan yang kelima di beberapa tahun terakhir. Diketahui, tak ada satupun pesawat Hercules TNI yang merupakan pengadaan baru. Semuanya dibeli bekas walau sudah mengalami proses yang kerap disebut retrofit‎. “Kita tahu setiap alat pasti ada expire date -nya. Nah, apakah ini expire date -nya sudah mencapai titik klimaksnya? Ini perlu ada evaluasi dari para ahli, jangan sampai nanti jatuh lagi, kembali korban,” ujarnya. Hercules milik TNI AU jenis C 130 A-1344 di Wamena, Minggu (18/12) kemarin merupakan salah satu pesawat hibah dari Australia. “Kan pesawat itu sudah berumur, meski ada modernisasi, pergantian spare part sana sini, tetapi pesawat itu pesawat tua. Jadi sebaiknya kita jangan beli barang bekas lah,” ulas Fadli. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini lebih setuju jika pemerintah membeli pesawat baru dengan kualitas terbaik untuk TNI. Karena itulah DPR tentu sangat mendukung upaya untuk modernisasi dan revitalisasi alutsista TNI. Dilanjutkan Fadli, DPR dan semua pihak tentu juga paham bahwa anggaran negara terbatas jumlahnya. Namun di tengah keterbatasan itu, bisa dilakukan prioritisasi pembelian dengan tujuan menghindari Negara membeli barang bekas untuk TNI. “Kalau anggaran terbatas, kita bisa memilih prioritas mana yang mau kita dahulukan,” tandas Fadli. Markus Junianto Sihaloho/FER BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu